Menyediakan Berbagai Informasi yang Anda Butuhkan

Apa Arti Root dan Overclock Android



Mungkin kita sering mendengar kata rooting atau overclocking android di majalah atau internet. Tetapi kita tidak mengerti arti kata tersebut. Di sini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang rooting dan overclocking pada android. Yukk cekidot.!! :D

Apa itu rooting?
Rooting adalah proses untuk mendapatkan hak akses Root pada android. Root merupakan nama user di linux/android yang memiliki hak akses penuh terhadap file system (seperti administrator kalo di Windows). Defaultnya, vendor hape tidak mengijinkan kita untuk menggunakan user root, karena dapat mengubah system yang sudah ada, oleh karena itu jika kita ingin mengubah system yang sudah ada (seperti mengubah framework, dll) maka kita perlu mendapatkan user Root ini dengan cara di-Rooting. Dengan melakukan Root kalian bisa Melakukan Backup, Restore, Link, Overclock, Underclock, Custom ROM, Kill Ads, Patch, Calibrate, Freeze, dan lain-lain.
Kemudian muncul pertanyaan lagi, apakah kalau di root, garansi akan hilang? Karena user root memiliki akses untuk mengubah file-file system yang berkaitan dengan hardware dan lainnya, maka ada resiko dapat merusak ponsel itu sendiri, oleh karena itu ponsel yang di root biasanya sudah tidak dicover oleh garansi, alias garansinya hilang. Tapi tenang saja, selagi ponsel kamu masih bisa menyala, ponsel kamu masih bisa di unroot.

Apa itu overclocking?
Overclock adalah kegiatan modifikasi yang bertujuan untuk mengubah clock proccessor atau gpu ke frekuensi yang lebih tinggi dari default frekuensinya, dengan maksud untuk mendapatkan performa yang lebih tinggi atau cepat.

Bahaya overclock android?
Pemaksaan proccessor untuk bekerja lebih dari batas maximum juga dapat merusak hardware. battre juga bisa lebih cepat habis, dan juga membuat suhu ponsel kamu menjadi panas, bahkan kinerja ponsel menjadi tidak stabil.

sumber : duniaandroid.com

Tips Menghemat Baterai Smartphone

Perangkat smartphone yang beredar di pasaran saat ini rata-rata sudah dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar. Namun, tetap saja risiko kehabisan baterai saat berada di tengah jalan tetap tinggi.

Kehabisan baterai di momen-momen penting terkadang memang menyebalkan. Namun, sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai.

Berikut beberapa cara mudah untuk menghemat daya baterai yang dikutip KompasTekno dari berbagai sumber.

1. Matikan sinyal radio.

Seringkali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut bisa saja terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone berada atau trafiknya sedang penuh.

Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat.

Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatknya sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting".

Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.

2. Aktifkan Airplane Mode.

Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur setting sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode saja, yaitu Airplane Mode.

Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, hingga Bluetooth, akan langsung dimatikan.

3. Matikan fitur getar (vibrate)

Fitur getar (vibrate) terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang berkendara, rapat, atau tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan "silent".

Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya fitur getar yang ada di smartphone.

4. Tutup aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Beberapa aplikasi yang dibuka secara bersamaan merupakan salah satu penyebab baterai cepat habis. Oleh karena itu, tutuplah aplikasi yang sudah tidak diperlukan lagi.

5. Jangan "streaming"

Ingin mendengarkan musik atau menonton video? Jika ya, sebaiknya simpan kedua jenis data tersebut di media penyimpanan yang ada.

Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via YouTube memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.

6. Redupkan layar.

Semakin cerah tampilan layar, maka semakin cepat baterai habis. Oleh karena itu, redupkan atau matikan layar apabila sedang tidak digunakan.

Punya tips menjaga daya tahan baterai lainnya? Mari berbagi melalui fitur komentar yang ada di bawah ini.
sumber: tekno.kompas.com

Adu "Browsing", BlackBerry 10 Kalahkan iPhone 5 dan HTC 8X


Salah satu petinggi Research in Motion (RIM) pernah mengklaim perangkat dengan sistem operasi BlackBerry 10 lebih baik dari iPhone 5 dan Galaxy S III.

Situs Gadget Masters, entah ingin membuktikan klaim tersebut, mencoba mengadu kemampuan browsing ponsel Blackberry 10 dengan iPhone 5 dan HTC 8X.

BlackBerry 10 sendiri baru akan diperkenalkan secara resmi oleh RIM pada 30 Januari mendatang. Namun, prototipe dari ponsel BlackBerry 10 tersebut sudah dibagikan ke beberapa pengembang aplikasi (developer) di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pengujian yang dilakukan Gadget Masters pun menggunakan salah satu prototipe yang dibagikan RIM, yaitu BlackBerry Dev Alpha B.

Bagaimana hasil pengujian tersebut? Ponsel BB10 ternyata mampu mengungguli, baik iPhone 5 yang menggunakan iOS 6 maupun HTC 8X yang menggunakan Windows Phone 8.

Terlihat jelas saat pengujian, webkit berbasis BB10 mampu me-render halaman web lebih cepat dibanding dua perangkat pesaingnya tersebut.

Unggul dalam kecepatan mengakses halaman-halaman web memang belum bisa menyebut perangkat BlackBerry 10 sebagai yang terbaik. Namun, pengujian ini paling tidak dapat menunjukkan kemampuan BlackBerry 10. Apalagi perangkat BB10 yang diuji ini masih berupa produk prototipe, bukan versi finalnya.

Proses pengujian tersebut dapat disimak dari dua video di bawah ini.

BlackBerry 10 vs HTC 8X
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=17t-_tr7UuU 

BlackBerry 10 vs iPhone 5
http://www.youtube.com/watch?v=YjBppA7qDd4&feature=player_embedded


sumber : tekno.kompas.com

BlackBerry Porsche "Rp 18 Juta" Kini Berwarna Hitam

 
Masih ingat dengan BlackBerry Porsche Design P9981 yang dirilis di Indonesia pertengahan Juni lalu? Pembuatnya, Porsche Design, telah mengumumkan versi baru dari smartphone berharga belasan juta rupiah tersebut.

Smartphone mewah ini bernama  BlackBerry Porsche Design P9981 Black. Sesuai nama, perubahannya terletak pada aspek warna yang kini menjadi hitam agar lebih cocok dengan image tradisional perancangnya, Porsche Design

"Sejak awal, merek kami memang sudah diasosiasikan dengan warna hitam," ujar CEO Porshce Design Group Jurgen Gessler, seperti dikutip dari Pocket Lint.

"Produk pertama kami adalah sebuah jam tangan yang seluruhnya berwana hitam. Jam tersebut ketika itu adalah produk yang revolusioner dan banyak dibicarakan. Seperti biasanya di Porsche Design, pilihan warna hitam memiliki penekanan fungsionalnya sendiri, tambah Gessler

Jam tangan yang dimaksud Gessler adalah "Chronograph 1" yang berwarna hitam agar angka-angkanya mudah dibaca. Porsche Design P9981 dirancang mengikuti tujuan ini.

Spesifikasi hardware Porsche Design P9981 Black sendiri tetap sama dengan pendahulunya, dengan prosesor 1,2 GHz dan storage internal 8 GB yang bisa diekspansi menggunakan micro-SD hingga 32 GB. Pembelinya akan mendapatkan bundel memory card 16 GB.

Sistem operasi yang terpasang adalah BlackBerry OS 7.1 dengan tampilan UI custom ala Porsche Design. Ada pula PIN BlackBerry Messenger yang unik untuk smartphone ini. Bahan casing-nya terbuat dari stainless steel yang terbungkus plastik berwarna hitam.

Porsche Design P9981 akan dijual lewat toko online milik perusahaan yang bersangkutan. Belum diketahui kapan smartphone mewah ini akan mulai tersedia. Harganya pun belum jelas, tapi diperkirakan tak akan jauh berbeda dari pendahulunya yang dibanderol sekitar Rp 18 juta.
sumber : tekno.kompas.com

Sony DSC-RX1, Kamera Digital Canggih Pertama di Dunia dengan Sensor 35mm Full-frame 24.3 MP dan Lensa Carl Zeiss

Setelah beberapa waktu lalu muncul rumornya, kini Sony secara resmi memperkenalkan Sony DCS RX1. Kamera ini diklaim sebagai kamera digital pertama yang dilengkapi dengan sensor 35mm full frame 24.3 MP serta lensa Carl Zeiss.

Kamera ini memiliki ukuran 4.5 inci dengan panjang 3 inci serta bobot sekitar 0.5kg. Bobot tersebut pun lebih ringan dibandingkan dengan kamera full-farame DSLR. Keunggulan lain dari kamera ini adalah kemampuannya dalam menghasilkan gambar berkualitas, video HD ataupun kontrol manual. Direktur Cyber-shot camera Sony Electronics, Yosuke Tomoda mengatakan bahwa kamera RX1 merupakan jenis lain dari sebuah kamera. Kombinasi antara ukuran dan performa kamera ini tidak bisa ditandingi oleh kamera digital lain.
Kamera ini dilengkapi dengan lensa Carl Zeiss 35mm f/2.0 plus sensor CMOS full-frame 24.3 MP. Keberadaan sensor tersebut juga membuat kamera ini memiliki range ISO antara 100 hingga 25600 dengan opsi untuk mengambil gambar dengan ISO 50 dalam mode expanded sensitivity.

Namun jangan harap kamera ini bisa diperoleh dengan harga yang murah. Untuk membeli kamera ini, Anda harus merogoh kocek sebesar 3200 poundsterling atau sekitar 48 juta rupiah. Kamera ini pun mulai beredar pada akhir November mendatang. Jadi, siap-siap nabung dulu ya.
sumber : beritateknologi.com

Toko Aplikasi BlackBerry Resmi Ganti Nama

 
Toko aplikasi BlackBerry App World resmi berganti nama jadi BlackBerry World sejak Senin (21/1/2013). Perubahan pertama dilakukan di etalase toko aplikasi versi web. Sementara untuk ponsel BlackBerry dan tablet PlayBook akan menyusul beberapa pekan kemudian.

Pergantian nama ini merupakan bagian dari penyambutan sistem operasi BlackBerry 10 yang bakal dirilis 30 Januari 2013.

Research In Motion (RIM) selaku pemilik BlackBerry nantinya tidak hanya menyediakan aplikasi saja di BlackBerry World. Dalam sebuah publikasi di blog resmi, mereka berjanji akan memperkaya konten dengan video dan musik.

Perusahaan Kanada ini punya misi menjadikan BlackBerry World sebagai rumah untuk "one-stop shop untuk semua kebutuhan hiburan di perangkat mobile."

RIM belum menginformasikan tanggal pasti ketersediaan dan jangkauan pasar konten video dan musik. RIM juga belum menjelaskan secara rinci perjanjian lisensi dengan penyedia konten atau pemilik hak cipta video dan musik.

Dengan ini, BlackBerry World akan bersaing dengan iTunes Store milik Apple dan Play Store milik Google, yang juga menyediakan konten multimedia digital untuk perangkat mobile.
sumber : tekno.kompas.com

Fujifilm X-E1, Kamera Mirrorless Terbaru

Perusahaan produsen kamera asal Jepang, Fujifilm baru saja meluncurkan produk kamera terbarunya, yakni sebuah kamera mirrorless X-E1. Kamera ini dilengkapi dengan sensor CMOS APS-C X-Trans 16.3MP dan range ISO 100-25.600.


Berkat range ISO yang tinggi tersebut, kamera ini mampu menghasilkan gambar dengan sangat jelas meskipun dalam lingkungan yang minim pencahayaan. Selain itu, kamera X-E1 ini mampu menghasilkan video full HD 1080p dengan sangat mudah. Kamera ini pun bisa digunakan untuk melakukan pengambilan gambar secara single ataupun multiple.

Chief Operating Officer Fujifilen Amerika Utara, Go Miyazaki mengatakan bahwa bersamaan dengan kamera ini, pihaknya juga memperkenalkan dua lensa XF dengan kemampuan luar biasa. Selain itu, kamera X-E1 ini memiliki desain yang mungil dan mudah untuk digunakan.

Di bagian belakang kamera ini, terdapat layar LCD berukuran 2.8 inci. Selain itu, X-E1 ini didesain dengan viewfinder OLED dengan resolusi tertinggi untuk kategori kamera digital, yakni 2.36 juta megapiksel. Mengenai harga, Fujifilm akan mulai menjual kamera ini pada bulan November dengan harga $999.95 USD. Sementara itu untuk lensa XF 18-55mm f/2.8-4 dan 14mm f/2.8 prime dijual dengan harga masing-masing $900 USD dan $700 USD.
sumber : beritateknologi.com

Samsung Galaxy Camera, Kamera dengan OS Android Jelly Bean 4.1 dan Prosesor Quad Core


Tidak lama lagi Samsung melepas produk terbarunya, Samsung Galaxy Camera, ke pasar Indonesia. Sebuah produk hibrid hasil perkawinan kamera saku dan smartphone yang menggunakan sistem operasi Android 4.1 (Jellybean). Artinya, kamera ini tidak saja mampu memotret dengan kualitas yang baik, tetapi sudah tentu juga bisa mengajak pemiliknya berselancar di dunia maya layaknya smartphone. http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2012/08/samsung-galaxy-camera.jpg 
Kamera Android memang bukan barang baru dalam dunia fotografi dan dunia teknologi informasi. Salah satu vendor kamera, Nikon, lebih dahulu meluncurkan kamera android Nikon Coolpix S 800C, yang juga merupakan kamera hibrid hasil perkawinan kamera saku dan smartphone.

Galaxy Camera merupakan kamera 3G pertama yang bisa dikatakan lahir dari hasil penyempurnaan teknologi kamera Samsung sebelumnya, NX 210 yang dilengkapi teknologi Wireless Fidelity (Wi-Fi) dalam hal konektivitas.
Dengan teknologi Wi-Fi, penggunanya dengan mudah dapat mendistribusikan foto jepretannya ke perangkat lain yang terkoneksi atau mengirimkan foto melalui e-mail, bahkan dengan mudah menyebarluaskanya di media sosial. Teknologi Wi-Fi juga memungkinkan fotografer mengendalikan kamera dari jarak jauh melalui perangkat smartphone atau tablet.
Untuk urusan konektivitas, Galaxy Camera tidak saja mengandalkan pada kemampuan Wi-Fi. Namun tidak tanggung-tanggung, teknologi 3G HSPA+ (850/900/1.900/2.100) ditanamkan pada kamera berbobot 300 gram ini. Ada slot kartu mikrosim yang bisa untuk semua jenis operator GSM. Dengan kata lain, Anda bisa terhubung dengan dunia maya setiap saat dan di mana saja tanpa tergantung pada koneksi Wi-Fi.
Fitur kamera
Kamera beresolusi 16 megapixel ini dilengkapi lensa lebar 23 mm dengan kemampuan zoom hingga 21 kali sehingga mampu menangkap obyek secara close-up pada jarak lebih kurang 15-20 meter dengan kualitas masih baik. Hal tersebut ditunjang pula dengan kemampuan maksimum ukuran foto yang mencapai 4608 x 3456 pixel (dengan format rasio 4:3), sementara ukuran minimum foto tersedia dalam ukuran 2592 x 1944 pixel.
Pengaturan kamera seluruhnya dikendalikan melalui layar sentuh berukuran 4,8 inci. Layar sentuh ini tidak saja memudahkan penggunanya melihat obyek foto secara jelas, tetapi juga memudahkan memindahkan titik fokus dengan sekali sentuh dan mengatur ulang kamera dengan lebih cepat.
Ada tiga menu utama pengaturan kamera, yaitu Auto, Smart, dan Expert. Untuk menu Auto, sesuai dengan namanya, kamera seluruhnya dikendalikan secara otomatis. Penggunanya hanya tinggal menekan tombol shutter release di bagian atas tubuh kamera atau menyentuh tombol shutter release di layar LCD. Sementara pada menu Smart, tersedia 15 opsi untuk pemotretan yang spesifik sesuai dengan kebutuhan, seperti pemotretan makro, panorama, landscape, dan pemotretan malam. Menu ini tentunya mempermudah penggunanya memotret sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengatur kamera secara manual.
Ada beberapa fitur yang menarik pada opsi menu ini antara lain kemampuan memotret sebanyak 20 frame secara kontinu tanpa berhenti tetapi obyek foto masih tetap fokus meskipun bergerak.
Hal lain yang menarik adalah kemudahan untuk membuat foto panorama. Kamera akan memandu pemakainya untuk menggeser ke kiri atau ke kanan, menaikkan atau menurunkan kamera agar obyek foto tetap pada posisi tepat dan tidak keluar dari bingkai panorama yang disediakan di layar. Penggunanya hanya perlu menekan satu kali tombol shutter release, selanjutnya kamera melanjutkan memotret secara otomatis saat kita menggeser kamera pada posisi yang tepat. Jika posisi kamera melebihi batas bingkai panorama yang disediakan, kamera akan memandu penggunanya untuk mengeser kamera kembali pada posisi yang tepat.
Untuk membuat satu foto panorama 180 derajat dibutuhkan sekitar delapan frame foto. Seusai memotret frame terakhir, kamera dengan sendirinya memproses foto panorama.
Pada menu Expert, Galaxy Camera menampilkan pengaturan kamera layaknya sebuah kamera digital SLR, tetapi dalam bentuk virtual, mulai dari memilih model pemotretan, Aperture Priority (A), Shutter Release Priority (S), Program (P), Manual (M) dan Video. Tentunya pengguna bisa pula menaikkan dan menurunkan tingkat kecepatan (shutter speed), besaran diafragma, kompensasi cahaya, dan ISO secara virtual pula.
 
Mengolah foto
Hasil foto standar terkadang tidak sesuai kebutuhan atau keinginan, namun jangan khawatir karena proses pengeditan foto bisa dilakukan dengan kamera ini tanpa membutuhkan perangkat tambahan. Hal ini dimungkinkan karena memang kamera ini dioperasikan dengan sistem Android. Jadi apa yang bisa dilakukan tablet atau smartphone bisa pula dilakukan kamera ini, termasuk mengedit foto dan video.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginstal aplikasi ke dalam kamera melalui Google Play Store. Aplikasi yang digunakan yaitu Photo Editor, untuk mengolah perwajahan foto, seperti mengatur kontras, sharpen, cropping, hingga white balance atau resize foto. Untuk melengkapi data foto seperti mengisi tanggal pemotretan, judul foto, keterangan foto (caption), lokasi pemotratan, hingga informasi nama fotografer, aplikasi yang bisa digunakan adalah MoPhotos.
Namun jika kedua aplikasi di atas tidak sesuai dengan kebutuhan atau barangkali Anda tidak memiliki cukup budget, jangan khawatir. Saat ini sudah ada aplikasi online untuk mengolah foto.
Salah satu situs yang menyediakan aplikasi untuk mengolah foto adalah Pixlr. Situs ini meyediakan beberapa aplikasi online untuk mengolah foto dari yang paling sederhana Pixlr Express, mengolah foto tingatan lebih tinggi Pixlr Editor, atau Pixlr-o-matic untuk anda yang suka mengolah foto bergaya retro seperti halnya kamera lomo.
Kamera ini juga sudah dilengkapi dengan format video yang sangat baik, yaitu Full High Definition dengan format 1920 x 1080 (30 frame per detik). Pilihan lain yang tak kalah menarik adalah slow motion video 768 x 512 (120 frame per detik). Slow motion video memungkinkan penggunanya menangkap sebuah momen dan menjadikannya dalam gerakan lambat.
Jika tidak puas dengan hasil video standar, tersedia aplikasi video editor yang memungkinkan menggabungkan video dengan foto dan musik. Tersedia pula menu tambahan untuk memotong adegan per adegan, menambah efek, teks dan transisi video. Hasil video dapat disimpan dalam beberapa ukuran video sesuai dengan keinginan.

"Sharing" foto
Keunggulan kamera ini ada pada kemampuannya untuk menyebarkan foto ke beragam medium. Ada beberapa fasilitas yang disediakan, yang pertama melalui fasilitas Share Shot. Dengan pilihan menu ini, setiap foto bisa langsung diterima perangkat lain saat itu juga. Tentunya keduanya sudah terhubung melalui Wi-Fi Direct. Wi-Fi Direct prinsipnya hampir sama dengan Bluetooth, yaitu jaringan nirkabel yang menggunakan gelombang frekuensi radio.
Memang tidak semua perangkat memiliki fasilitas Wi-Fi Direct, hanya perangkat tertentu yang memang dirancang vendor sudah memiliki fasilitas Wi-Fi. Galaxy Tab dan Galaxy S III atau Galaxy Note antara lain yang sudah dicoba terkoneksi melalui Wi-Fi Direct.
Fasilitas Wi-Fi Direct tidak saja sebatas di situ, kamera ini bisa juga mengirimkan satu atau banyak foto sekaligus dalam bentuk grup ke beberapa perangkat sekaligus yang terkoneksi pada jaringan Wi-Fi sama. Cara ini bisa dilakukan antara lain melalui group cast pada aplikasi Allshare Play, yang tentunya aplikasi tersebut sudah diinstal ke perangkat masing-masing.
Karena Galaxy Camera terkoneksi dengan jaringan 3G dan dioperasikan menggunakan sistem Android, keunggulan lain dari kamera ini tentunya bisa menyebarkan foto ke semua jejaring sosial, e-mail, FTP, LAN dan yang penting bisa menyimpan semua foto dan file ke dalam cloud. Melaui cloud, tentunya pengguna kamera tidak perlu khawatir kartu memorinya penuh atau file rusak dan terhapus karena setiap file disimpan di server online yang bisa kita peroleh secara gratis.
Saat ini sudah banyak aplikasi cloud gratis yang menyediakan kapasitas hingga dalam ukuran gigabyte. Aplikasi yang bisa diunduh gratis antara lain Dropbox atau Google Drive. Dropbox menyediakan kapasitas gratis 2,5 GB untuk setiap satu akun. Namun jangan khawatir jika kapasitas 2,5 GB tidak cukup Dropbox menyediakan storage berbayar seharga 9,99 dolar AS per bulan untuk kapasitas 100, 200, atau 500 GB.
 
Nilai tambah
Karena kamera ini dioperasikan dengan sistem Android, tentunya semua hal yang bisa dilakukan perangkat smartphone atau tablet bisa pula dilakukan kamera ini. Seperti bermain game, membuat berkas presentasi, mengetik teks Office, memutar film, menonton channel televisi, atau mendengarkan musik. Semua aplikasi bisa diakses melalui Google Play Store atau Samsung Apps.
Satu hal yang penting, jika baterai kamera habis, tidak perlu mencari koneksi listrik karena kamera ini bisa menerima suplai listrik DC dari power bank.
Tren teknologi kamera ke depan memang akan semakin kompak dan terkoneksi dengan jaringan baik offline maupun online. Bukan tidak mungkin kamera mirrorless atau kamera digital SLR akan mengikuti tren kamera online dengan sistem operasi yang makin beragam, bukan hanya Android.
Jika harus membuat penilaian, kamera ini memang sangat cocok bagi pengguna yang mobile, senang bepergian tetapi tidak ingin ribet dengan membawa banyak gadget dan tentunya tetap bisa tetap terkoneksi dengan dunia maya. Jadi, kita tunggu saja perkembangan kamera berikutnya akan seperti apa.
sumber : tekno.kompas.com

Canon EOS 650D, Kamera SLR Terbaru Canggih dengan Teknologi Hybrid CMOS AF

Canon dikenal sebagai produsen kamera SLR canggih. Dan, mereka baru saja meluncurkan kamera SLR terbarunya ke Indonesia, yakni Canon EOS 650D. Kamera inipun menawarkan penggunaan yang mudah namun dapat menghasilkan gambar berkualitas.
Kamera ini merupakan kamera dengan sensor CMOS 18MP dan prosesor DIGIC 5. Canon EOS 650D ini juga dilengkapi dengan sistem autofocus (AF) baru yang memiliki kecepatan dan tingkat akurasi yang tinggi berkat teknologi Hybrid CMOS AF. Dengan adanya teknologi tersebut, memungkinkan Anda untuk meningkatkan kecepatan AF meskipun menggunakan mode Live View ataupun Movie Shooting.
Pihak Distributor kamera ini, yakni PT. Datascrip melalui Marketing Manager Sintra Wong mengatakan bahwa kamera ini merupakan kamera entry level tercanggih di kelasnya yang menawarkan kualitas prima. Kamera inipun dapat dengan mudah dioperasikan, sehingga siapapun bisa memakai kamera yang satu ini.
Bersamaan dengan kamera ini, Canon juga meluncurkan dua lensa terbarunya, yakni Lensa EF-S 18-55mm IS dan EF-S 18-135mm IS STM. Kalau Anda ingin membeli kamera saja, maka Anda bisa membelinya seharga Rp.8.075.000. sedangkan kalau ingin membeli kamera plus lensa EF-S 18-55mm IS, maka Anda harus membayar Rp.8.825.000. Dan terakhir, kamera Canon EOS 650D plus lensa EF-S 18-135mm IS STM, dipatok dengan harga Rp.11.325.000.

sumber : beritateknologi.com

Olympus Stylus SP-820UZ iHS, Kamera Canggih dengan Kemampuan Ultra Zoom hingga 40x Optical Zoom

Penggila kamera nampaknya harus menunggu kedatangan kamera yang satu ini, yakni Olympus Stylus SP-820UZ iHS. Kamera ini merupakan kamera terbaru dari Olympus dengan kemampuan optical zoom hingga 40x.
Selain itu, kamera ini juga memiliki bobot yang cukup ringan, yakni 485 gram. Dan, dengan keberadaan teknologi Super-Resolution ZOom, kamera ini mampu memberikan zoom digital hingga 80x.


Lensa 22.4 mm pada kamera ini memberikan sudut pengambilan gambar yang luas untuk pemotretan pemandangan. Kamera ini pun mampu merekam gambar dengan kecepatan yang sangat tinggi, yakni 240 fps untuk video HSQVGA. Tak lupa, kamera ini pun mampu menyuguhkan video 1080p full HD. Fitur lain yang terdapat pada kamera ini adalah sensor CMOS 14 megapiksel, Dual Image Stabilization, Multi-Motion Movie Image Stabilization, enhanced audio recording, layar LCD 3 inci serta HDMI output.
Mengenai harga, kamera ini bisa diperoleh dengan harga $399 USD dan tersedia dalam dua warna, yakni silver dan hitam.

sumber : beritateknologi.com
Diberdayakan oleh Blogger.